loading…
Maarten Paes Akumulasi Kartu, Emil Audero Berpeluang Debut di Laga Timnas Indonesia vs China
Dalam kemenangan 1-0 atas Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (25/3/2025), Maarten Paes menerima kartu kuning pada menit ke-72. Ini menjadi kartu kuning keduanya di Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya mendapat kartu serupa saat menghadapi Arab Saudi pada September 2024.
Selain Paes, Marselino Ferdinan juga harus menjalani skorsing karena akumulasi kartu. Gelandang kreatif ini mendapatkan kartu kuning saat Indonesia menghadapi Bahrain di laga tandang pada 10 Oktober 2024. Dengan aturan FIFA yang menyatakan pemain yang mengoleksi dua kartu kuning dalam pertandingan berbeda akan mendapatkan larangan bermain satu laga, keduanya harus absen saat menghadapi China.
Emil Audero Berpeluang Debut
Absennya Maarten Paes menjadi kesempatan emas bagi Emil Audero untuk tampil sebagai starter di bawah mistar gawang Timnas Indonesia. Kiper berusia 28 tahun ini baru saja merampungkan proses naturalisasi dan resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 10 Maret 2025 di Roma, Italia.
Sejak bergabung dengan Timnas Indonesia, Emil Audero belum mendapatkan menit bermain. Dalam dua laga terakhir melawan Australia (1-5) dan Bahrain (1-0), penjaga gawang Palermo di Serie B Italia itu hanya duduk di bangku cadangan.
Sebelumnya, pelatih Patrick Kluivert sempat menyinggung kemungkinan rotasi penjaga gawang. Saat ditanya soal posisi kiper sebelum laga melawan Bahrain, ia menyatakan bahwa kebugaran dan kesiapan pemain menjadi faktor utama dalam menentukan starter.
“Selalu ada kemungkinan (rotasi), tentu saja, tapi kami harus fokus pada kebugaran dan semuanya penting untuk tim,” ujar Kluivert.
Jika mendapat kepercayaan tampil melawan China, Emil Audero akan menjalani debut bersejarahnya bersama Timnas Indonesia. Kehadirannya diharapkan mampu menjaga soliditas pertahanan Skuad Garuda dalam upaya meraih kemenangan penting demi menjaga asa lolos ke putaran selanjutnya.
Laga Indonesia vs China pada 5 Juni 2025 menjadi ujian berat bagi Timnas Indonesia. Tanpa Maarten Paes dan Marselino Ferdinan, Kluivert harus meramu strategi terbaik agar Skuad Garuda tetap kompetitif di persaingan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.
(sto)