loading…
Khabib Nurmagomedov, mantan juara UFC, tidak setuju dengan ide Ilia Topuria untuk langsung melawan Islam Makhachev / Foto: Bloody Elbow
Spekulasi tentang Topuria menantang Makhachev disampaikan langsung Ariel Helwani. Jurnalis asal Kanada itu mengungkap bahwa ini merupakan pertarungan potensial dan dapat dilakukan paling cepat pada International Fight Week di Juni mendatang.
Rumor ini akhirnya sampai ke telinga Khabib Nurmagomedov, yang merupakan sahabat dari Makhachev. Mantan juara kelas ringan UFC terlama dari 2018-2021 itu mengatakan bahwa Topuria memang petarung yang hebat, namun ia belum pantas untuk langsung mendapatkan kesempatan perebutan gelar di kelas ringan.
Khabib Nurmagomedov menyarankan agar Topuria lebih dulu mengalahkan petarung-petarung lain di kelas ringan, seperti yang ia lakukan saat ingin merebut gelar juara kelas bulu dari Alexander Volkanovski.
“Saya pikir jika Anda maju dan mengalahkan seseorang seperti Dustin Poirier atau Charles Oliveira, dia adalah yang berikutnya. Mengapa tidak? Karena tidak ada seorang pun,” kata Nurmagomedov dikutip dari Sports Illustrated, Rabu (26/2/2025).
“Tanpa bertarung di kelas 155, tidak, saya tidak setuju. Karena Islam Makhachev sudah memberi kesempatan dan orang-orang membicarakan hal buruk seperti, ‘Oh, dia bertarung dua kali dengan Volkanovski.’ Namun, UFC mendorong pertarungan ini dan pertarungan (pertama) ini bagus, tetapi mengapa Islam harus memberi kesempatan tiga kali bagi juara kelas 145 pon. Mengapa? Itu tidak adil untuk kelas 155 pon,” lanjut Nurmagomedov.
Saran Khabib Nurmagomedov
Khabib menyarankan agar Topuria bertarung melawan Charles Oliveira terlebih dahulu. Ia bahkan yakin Topuria bisa mengalahkan Oliveira.
“Jika Anda maju dan dia mengalahkan seseorang seperti Charles, tentu saja (perebutan gelar). Saya pikir Ilia bisa mengalahkan Oliveira,” imbuh Nurmagomedov.
Jadi dapat disimpulkan bahwa Khabib Nurmagomedov ingin melihat Topuria membuktikan dirinya terlebih dahulu di kelas ringan sebelum mendapatkan kesempatan untuk bertarung melawan Islam Makhachev.
(yov)